Cara Gampang Merawat Radiator Mobil

Merawat radiator

Tentunya tidak asing lagi bagi kamu yang memiliki mobil dengan komponen yang berfungsi sebagai pendingin ini pada mobil kamu yaitu radiator, radiator berfungsi sebagai salah satu sistem sirkulasi pendingin bagi mobil kamu dan keberadaanya sangat vital sekali sob..

Jika suatu waktu radiator mobil kamu bocor atau mampet karena di sebabkan oleh kerak-kerak dan karatan sisa-sisa dari kotoran air yang kamu konsumsi untuk radiator mobil kamu maka secara otomatis mobil kamu akan mengalami panas pada bagian mesin atau di kenal juga dengan istilah over hit sob, maka dari itu jangan meremehkan komponen mobil yang satu ini jika tidak ingin menderita saat di perjalanan jauh tiba-tiba radiator bocor atau mampet.

Ada beberapa cara untuk mencegah radiator agar di jauhi dari kotoran dan karat pada dalam komponen radiator mobil kamu sob, yuk simak beberapa cara sederhana berikut ini sob..

#Pertama
Jika mobil kamu masih menggunakan air sumur biasa, cara pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan kuras semua air radiator mobil kamu dengan cara membuka katup penutup yang kecil pada bagian bawah radiator mobil kamu sob, puter perlahan dengan menggunakan sebuah tang dan tungguh sampai benar-benar air radiator yang lama habis dan tidak tersisa.

#Kedua
Jika air radiator sudah habis terkuras semua, kemudian tutup kembali katup pembuangan air pada radiator mobil kamu sob. langsung starter dan hidupkan mesin mobil kamu sob, namun jangan terlalu lama juga sob cukup setengah menit saja untuk mengetahui apakah masih ada sisa air pada blok mesin sisa-sisa dari sirkulasi air radiator. setelah sekiranya cukup kemudian matikan mesin mobil kamu dan buka kembali katup pembuangan air pada bagian bawah radiator mobil kamu sob, hasilnya keluar semua tuh sisa air dari blok mesin dan sekarang mobil kamu bebas dari sisa air sumur yang tadinya kamu pakai.

#Ketiga
Setelah semua terkuras bersih sekarang saatnya kamu isi air radiator kamu menggukan air sisa air AC dari rumahan sob, yup sisa air AC dari rumahan ini dapat mencegah radiator mobil kamu dari kotoran dan kerak yang dapat mengeras di dalam radiator mobil kamu sob. Mengapa kok harus pakai air AC? air AC rumahan ini secara tidak langsung ini adalah air yang sisa-sisa dari penyulingan kecil-kecilan dalam AC sob jadi bebas kotoran dan kerak hehe..

#Keempat
Jika tidak ada air AC coba kamu beli air mineral di warung yang berukuran besar sebanyak 4 botol sob, air mineral ini juga bisa mencegah radiator mobil kamu dari kerak dan kotoran karena air mineral tersebut sudah di suling di pabriknya jadi aman untuk di konsumsi manusia dan di konsumsi radiator mobil kamu sob. Penulis biasanya menggunakan air mineral merek aqua karena air mineral merek ini cukup saya percaya sampai sekarang mobil saya aman-aman saja pada komponen radiatornya dan gak pernah service radiator sama sekali dari pertama kali beli dulu.

#Kelima
Cara kelima adalah dengan menggukan coolant sob, namun hati-hati jika menggunakan coolant ini. jika mobil jarang jalan dan di panaskan coolant ini dapat membeku dan radiator kamu tidak bisa di service lagi sob, andaikan bisa di service pun kemungkinan kinerja radiator yang bekas terkena coolant yang membeku kurang maksimal seperti pada biasanya sob.

Semoga pembahasan Cara Gampang Merawat Radiator Mobil ini bermanfaat untuk kita semua sob. (Done)

3 Komentar

  1. Eko Balas

    Mas sob, kalo saya langkah pertama sama.
    Ilmu yg baru mulai langkah ke 2 sd akhir.
    Saya kalo stlh langkah 1 biasanya katup pembuangan tetap saya buka dan selanjutnya saya aliri air mengalir dari lubang atas radiator kira-kira 10-15 menit.
    Langkah ke 3, setelah selesai disirkulasi, katup pembuangan saya tutup kembali. Dan radiator diisi kembali dengan air.
    Apakah cara saya termasuk metode yg baik?#sharing ya mas sob…

    • Wirawan PenulisBalas

      cara itu baik juga mas bro.. yang penting air radiator yang lama terkuras semuanya jangan sampai ada sisa air radiator yang lama di dalam radiator mobil tsb 😀

  2. Rudi Balas

    Mas Bro Admin..
    Mungkin saya sedikit kurang setuju jika pengisian radiator menggunakan Air Mineral. Soalnya Air Mineral jelas mengandung Mineral yang notabene pada suhu tinggi mineral-mineral terkandung akan menempel di dinding-dinding saluran air yang dilewati. Yang akhirnya akan mengerak dan menghambat hantaran panas mesin ke air radiator. Demikian yang sering saya baca pada literatur netizen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *