Cara Merawat Kartu ATM atau Kartu Kredit Agar Tidak Rusak

Cara Merawat Kartu ATM – ATM adalah Anjungan Tunai Mandiri (Automated Teller Machine) adalah sebuah alat elektronik yang mengijinkan nasabah bank untuk mengambil uang dan mengecek rekening tabungan mereka tanpa perlu dilayani oleh seorang “teller” bank.


Banyak ATM juga mengijinkan penyimpanan uang atau cek, transfer uang atau bahkan membeli perangko. ATM sering ditempatkan di lokasi-lokasi strategis, seperti restoran, pusat perbelanjaan, bandar udara, pasar, dan kantor-kantor bank itu sendiri.

Untuk menggunakan mesin ATM, nasabah oleh pihak bank di berikan sebuah kartu ATM sekaligus PIN untuk mengakses mesin ATM. Sayangnya kartu ATM ini mudah sekali rusak, patah apalagi bagian magnetik ATM sering lecet atau mengelupas kalau tidak di jaga dengan baik.

cara-merawat-kartu-atm-atau-kartu-kredit-agar-tidak-rusak

Begitu juga dengan kartu kredit, jika sering digunakan atau disimpan secara sembarangan bisa mengakibatkan kerusakan kartu yang bersifat permanen. Akhirnya, kita butuh kartu pengganti yang pembuatannya biasanya memakan waktu dan biaya.

Cara Merawat Kartu ATM atau Kartu Kredit Agar Tidak Rusak

Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi sebuah pengalaman untuk anda, tentang bagaimana cara merawat kartu ATM supaya tidak rusak. Menurut pengalaman saya, supaya kartu ATM tidak gampang rusak silahkan langsung saja simak tips di bawah ini.



1. Simpan Saja di Rumah

Tempat paling aman untuk menyimpan kartu ATM yaitu di rumah. Simpanlah di lemari atau loker yang memiliki keempukan. Dengan cara ini, pastinya kartu ATM anda tidak akan pernah rusak, hilang, atau patah.

Ambilah kartu ATM anda jika saat ingin mengambil uang di ATM atau kegiatan penting lainya saja. Lalu jika sudah, kembalikan lagi ke tempat anda menyimpan ATM.

2. Jangan Simpan di Dompet

(Khusus laki-laki), kebanyakan kartu ATM yang dimiliki oleh para laki-laki sering rusak ketimbang kartu ATM milik perempuan. Mengapa begitu? Dari segi desain dompet laki-laki dengan perempuan sangat berbeda.

Jika laki-laki biasa menyimpan dompet di saku belakang celana, Apalagi juga menyimpan kartu ATM di dompet. Kartu ATMnya akan lebih cepat rusak atau bisa juga patah.

Berbeda dengan perempuan yang sering kali menyimpan kartu ATM di dompet yang biasanya di tenteng atau di masukin ke dalam tas.

3. Simpan di tempat khusus Kartu ATM

Jika anda sering kali keluar dan sering menggunakan kartu ATM untuk bertransaksi. Simpanlah kartu ATM di tempat khusus kartu ATM, Seperti dompet khusus kartu. Jangan di gabung dengan dompet isi uang anda. Dan yang paling penting yaitu jangan simpan di saku celana.

Nah itulah tadi Cara Merawat Kartu ATM atau Kartu Kredit Agar Tidak Rusak, Dengan cara di atas, kini kartu ATM saya tidak mudah rusak lagi sampai expired. Sekian dulu dari saya, dan semoga tips merawat kartu ATM ini bisa bermanfaat untuk anda.

Artikel Pilihan

Cara Menggunakan Whatsapp di Komputer Tanpa Instal... Cara Menggunakan Whatsapp di PC Tanpa Install - Halo guy apa kabar semua? yang pasti baik baik aja kan?Pada kesempatan kali ini tim gudangcara.net...
Detil Spesifikasi Tata Nano Dengan Harga IDR 23.1 ... Detil Spesifikasi Tata Nano Dengan Harga IDR 23.1 Juta - Baru-baru ini ada ada kabar gembira dari produsen otomotif dari negeri india yang memasarkan ...
5 Kriteria Ban Yang Cocok Untuk Mobil Offroad Olagraga adalah suatu kegiatan yang banyak memberi manfaat bagi tubuh, serta dapat memberikan manfaat pula bagi mental seseorang. Karena selain dapat ...
Cara Pasang Cakram Pada Jetstar Dan Hijet 1000 Jika ingin melihat langsung bagaimana cara memasang cakram pada hijet 1000 silakan lihat secara visual melalui youtube.com dengan link berikut ini lan...
Cara Menghemat Qouta dan Mendapatkan VPN Gratis di... Cara Menghemat Qouta dan Mendapatkan VPN Gratis di Android -  Penggunaan data internet untuk di jaman sekarang ini adalah sesuatu yang sangat pasti, k...
Cara Berinvestasi dan Berbisnis Mobil Klasik Jika anda adalah seorang penggemar dan hobi dengan otomotif terutama mobil, maka ada baiknya jika anda berinvestasi dengan mobil-mobil klasik. Kenapa ...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *